Siapa yang pantas menggantikan posisi Once di Dewa 19? Menurut Once, Ari Lasso lah yang paling pantas. Ia menanggap jika Dewa 19 berduet dengan Ari Lasso, itu akan menjadi sangat luar biasa.
Namun Once balik bertanya, apakah Ari mau kembali menjadi personel Dewa 19? Apakah Ari mau berbagi honor dengan Ahmad Dhani, Andra, dan Yuke?
"Wah itu akan sangat hebat sekali, tapi nggak tahu Ari Lasso mau bagi-bagi duitnya nggak tuh. Yang pasti nggak mungkin Dewa 19 bikin musik asal-asalan sama Ari Lasso, pasti bagus," kata Once yang ditemui dalam latihan konser 'A Masterpiece of Erwin Gutawa' di Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (22/2/2011).
Siapa pun pengganti dirinya, lanjut Once, pasti Ahmad Dhani sudah memikirkannya matang-matang. Tidak menutup kemungkinan juga jika Ari kembali ke Dewa 19
"Kita cerita-cerita aja, pasti Ari Lasso juga bilang 'nggak', dia nggak mau bagi-bagi duitnya. Tapi yah terserah. Tapi Ari Lasso lah yang paling pas, yang kedua mungkin Si Zian 'Zigas' itu mantap tuh," katanya seraya tertawa lagi.
(ebi/hkm)
Selasa, 22 Februari 2011
Kamis, 17 Februari 2011
Mbah Marijan Hidup Lagi, Minta ke Masjid !
Surono, PNS di Pemkab Sleman, DIY, yang sedang mengikuti upacara rutin tanggal 17-an, Kamis (17/2/2011), tiba-tiba jatuh dan kerasukan arwah Mbah Maridjan.
Surono yang merupakan juru foto Pemerintah Kabupaten Sleman ini mengaku sebagai Mbah Maridjan atau Ki Surakso Hargo, juru kunci Gunung Merapi.
"Upacara ini rutin diselenggarakan tiap tanggal 17 yang diikuti seluruh PNS di lingkungan Pemkab Sleman," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kabupaten Sleman Kriswanto.
Surono yang saat itu sedang mengabadikan jalannya upacara tiba-tiba terjatuh kemudian tubuhnya meronta-ronta, bahkan membenturkan diri ke pohon.
"Upacara baru berlangsung sehingga para peserta kaget, agar tidak mengganggu jalannya upacara, Surono langsung dibawa ke ruangan yang berada di seberang lapangan," katanya.
Saat berada di Ops Room, Surono bertindak aneh seperti bicara dengan suara yang mirip dengan mantan juru kunci Gunung Merapi, ia juga mengaku bernama Mbah Maridjan.
"Yang lebih mengagetkan lagi, Surono juga bertingkah aneh mengaku sebagai Mbah Maridjan, suaranya juga sangat mirip," katanya.
Surono yang mengaku sebagai Mbah Maridjan pun meminta agar diantarkan ke Kinahrejo. Jika tidak ada yang mau mengantar, maka ia ingin berjalan sendiri.
"Surono minta diantar ke Kinahrejo dan mau jalan kaki. Supaya tidak terjadi sesuatu, maka kami turuti dan diantar ke sana sesuai permintaannya," katanya.
Surono yang tengah kesurupan itu pun akhirnya diantar ke Kinahrejo dengan menggunakan dua mobil, satu di antaranya mobil ambulans.
Surono akhirnya tersadar begitu sampai di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, yang merupakan dusun tempat tinggal Mbah Maridjan sebelum terkena erupsi Gunung Merapi.
Saat tiba di Kinahrejo, Surono langsung menuju Masjid Al-Amin yang terletak di sebelah barat rumah Mbah Maridjan. Di tempat tersebut, Surono kemudian meronta, berteriak dan akhirnya sadarkan diri.
"Iki opo? Aku kenopo iki? Aku neng ndi? (Ini apa? Saya kenapa? Saya berada di mana?)," kata Surono usai sadarkan diri.
Surono kemudian diberi air putih dan dipapah kembali ke mobil untuk dibawa ke rumah sakit.
"Ini hanya kejadian biasa, Mungkin sebelumnya Pak Surono dalam kondisi kurang sehat, dan kemudian ada sesuatu yang masuk. Ditambah, ada keinginan atau pikiran dalam diri Surono mengenai Mbah Maridjan dan Dusun Kinahrejo. Tadi saat berada di tempat imam masjid ini, semua langsung kembali seperti semula. Jadi, ini tidak usah diperpanjang," kata Agus Wiyarto, Ketua Banser Bantul yang mendampingi Surono.
Kerabat almarhum Mbah Maridjan, Singgih, mengaku kejadian ini bisa ditafsirkan sebagai peringatan, yakni mengirim ke kuburan Mbah Maridjan.
"Makanya, malam Jumat Legi besok, saya akan ngirim atau nyekar ke makam Mbah Maridjan di Dusun Srunen, Desa Glagaharjo, Cangkringan," katanya.
Senin, 14 Februari 2011
Jumardi Loncat dari Menara 54 Meter
Seorang pria nekat terjun dari menara listrik tegangan ekstra tinggi (Sutet) dengan ketinggian sekitar 54 meter di kawasan Medan Labuhan, Sumatra Utara, Senin (14/2). Akibatnya lelaki asal Tapanuli Utara itu kritis dengan luka parah pada kedua kakinya. Saat ini pria bernama Jumardi itu dirawat di Rumah Sakit Ameta Sejahtera Medan.
Polisi sempat meminta PLN mematikan arus listrik di menara yang bertegangan 150 ribu watt ini supaya dapat membujuk Jumardi turun. Jumardi sempat bertahan selama tujuh jam di atas tower. Meskipun warga dan polisi sudah membujuknya, Jumardi menolak turun. Belum diketahui penyebab Jumardi mengalami stres berat hingga berniat mengakhiri hidupnya.(JUM)
Polisi sempat meminta PLN mematikan arus listrik di menara yang bertegangan 150 ribu watt ini supaya dapat membujuk Jumardi turun. Jumardi sempat bertahan selama tujuh jam di atas tower. Meskipun warga dan polisi sudah membujuknya, Jumardi menolak turun. Belum diketahui penyebab Jumardi mengalami stres berat hingga berniat mengakhiri hidupnya.(JUM)
Cokelat-cokelat Unik ala Jepang
Hari Valentine di Jepang! Apakah Anda sudah siap merayakan Hari Valentine? Ya, perayaan unik tradisi Valentine di Jepang sedikit berbeda dengan perayaan di Amerika Serikat. Ini akan menjadi mega pasar di Jepang. Pada 14 Februari, para konsumen akan meningkatkan hingga 25 persen dari total pendapatan tahunan di Jepang, khususnya dari penjualan cokelat-cokelat yang tergolong unik.
Hampir setiap negara punya beragam cara untuk merayakan Hari Valentine. Bertukar kado, makan bersama atau pesta menjadi acara favorit anak muda. Namun, bagi masyarakat Jepang, Hari Valentine dirayakan dua kali dalam setahun. Tanggal 14 Februari (Valentine Day) dan 14 Maret (White Day) dan dijadikan ajang untuk menyatakan cinta.
Biasanya, wanita Jepang cenderung memberikan cokelat pada orang yang disayangi dan akan membawa beberapa cokelat ke kantornya. Kemudian diberikan bisa kepada orangtua, kakak pria, adik, pacar, teman atau sahabat prianya hingga bos di kantor. Uniknya cokelat yang diberikan tidak boleh sama, harus berbeda. Sebab, setiap cokelat memiliki arti tersendiri.
Secara tradisi cokelat yang diberikan pada keluarga, teman atau sahabat disebut Giri Chocolate yang berarti "kewajiban". Cokelat biasa dengan harga murah dan tidak memiliki makna khusus. Maka tak mengherankan, jika banyak pria Jepang mendapatkan cokelat dari teman wanitanya.
Sedangkan cokelat yang ditujukan untuk pria idamannya disebut Hon Mei Chocolate. Cokelat yang memiliki makna cinta ini diberikan khusus untuk pacar atau kekasih. Cokelat ini terbilang istimewa dan harganya pun relatif mahal.
Bagi para gadis bersekolah yang sudah memiliki kekasih, biasanya Hon Mei Chocolate diberikan bersama dengan hadiah lain. Seperti dasi, arak Jepang, atau wine. Bagi para gadis yang sedang mengincar pria idamannya, di sinilah saat yang tepat untuk mengungkapkan cinta.
Caranya pun terbilang unik, gadis Jepang memberikan Hon Mei Choco sambil mengucapkan "aku cinta kamu" atau "aku suka kamu". Jika si pria menerima cintanya, maka dalam waktu satu bulan sesudahnya, yakni pada 14 Maret akan diberi jawaban berupa kado spesial. Karena itu tanggal 14 Maret dikenal dengan sebutan "White Day". Hari saat memberi jawaban penyataan cinta yang ditunggu oleh para lajang dengan berdebar-debar!
Dalam budaya Jepang, pertukaran hadiah pada Hari Valentine dan Hari Putih bertujuan mempererat hubungan antara rekan kerja dan teman-teman, serta memberikan waktu beristirahat dan menghibur diri dari sibuk dan stres pekerjaan.(JAY/ANS/Japan-101)
Hampir setiap negara punya beragam cara untuk merayakan Hari Valentine. Bertukar kado, makan bersama atau pesta menjadi acara favorit anak muda. Namun, bagi masyarakat Jepang, Hari Valentine dirayakan dua kali dalam setahun. Tanggal 14 Februari (Valentine Day) dan 14 Maret (White Day) dan dijadikan ajang untuk menyatakan cinta.
Biasanya, wanita Jepang cenderung memberikan cokelat pada orang yang disayangi dan akan membawa beberapa cokelat ke kantornya. Kemudian diberikan bisa kepada orangtua, kakak pria, adik, pacar, teman atau sahabat prianya hingga bos di kantor. Uniknya cokelat yang diberikan tidak boleh sama, harus berbeda. Sebab, setiap cokelat memiliki arti tersendiri.
Secara tradisi cokelat yang diberikan pada keluarga, teman atau sahabat disebut Giri Chocolate yang berarti "kewajiban". Cokelat biasa dengan harga murah dan tidak memiliki makna khusus. Maka tak mengherankan, jika banyak pria Jepang mendapatkan cokelat dari teman wanitanya.
Sedangkan cokelat yang ditujukan untuk pria idamannya disebut Hon Mei Chocolate. Cokelat yang memiliki makna cinta ini diberikan khusus untuk pacar atau kekasih. Cokelat ini terbilang istimewa dan harganya pun relatif mahal.
Bagi para gadis bersekolah yang sudah memiliki kekasih, biasanya Hon Mei Chocolate diberikan bersama dengan hadiah lain. Seperti dasi, arak Jepang, atau wine. Bagi para gadis yang sedang mengincar pria idamannya, di sinilah saat yang tepat untuk mengungkapkan cinta.
Caranya pun terbilang unik, gadis Jepang memberikan Hon Mei Choco sambil mengucapkan "aku cinta kamu" atau "aku suka kamu". Jika si pria menerima cintanya, maka dalam waktu satu bulan sesudahnya, yakni pada 14 Maret akan diberi jawaban berupa kado spesial. Karena itu tanggal 14 Maret dikenal dengan sebutan "White Day". Hari saat memberi jawaban penyataan cinta yang ditunggu oleh para lajang dengan berdebar-debar!
Dalam budaya Jepang, pertukaran hadiah pada Hari Valentine dan Hari Putih bertujuan mempererat hubungan antara rekan kerja dan teman-teman, serta memberikan waktu beristirahat dan menghibur diri dari sibuk dan stres pekerjaan.(JAY/ANS/Japan-101)
Langganan:
Postingan (Atom)